Hujan Deras Di Dolopo, Robohnya Rumah Pak Darsono Desa Ketawang

Pada Senin, 11 Mei 2020, saat sore hari para relawan kami PMB berkunjung kerumah beliau untuk memberikan sembako. Setelah sampai disana Pak Darsono langsung bilang kepada relawan kami “Mbak rumahku yang belakang rubuh”.  Ucap Pak Darsono.

Beliau menceritakan kejadian tersebut sekitar Jam 2 siang saat beliau tidur siang bersama ke 3 anaknya, tetapi anaknya yang nomer 1 pas ada kegiatan di belakang rumah, sehingga tertimpalah kayu yang rubuh. Untungnya anak nomer 1 tersebut tidak mengalami luka yang serius. Tetapi hewan ternak yang beliau rawat juga ikut mati karena tertimpa rumah yang roboh.

Rumah Sudah Tua Roboh Di Desa Ketawang Dolopo Madiun

Tepatnya saat minggu malam, di daerah Dolopo memang terjadi curah hujan yang sangat tinggi, dan cukup lama. Relawan kami mengindikasi selain rumah yang dihuninya sudah tua dan tak layak huni, curah hujan yang tinggi menjadi salah satu menjadi faktor penyebab rubuhnya rumah Pak Darsono.

Tenda Sementara PMB dan Primitive Adventure
Bangun Tenda Sementara

Melihat kondisi tersebut Team relawan PMB segera bergerak cepat (GERCEP) untuk segera memberikan bantuan darurat untuk keluarga beliau. Para relawan kami bekerja sama dengan Primitive Adventure untuk membangunkan tenda sementara, agar keluarga beliau bisa tidur dan tidak kedinginan saat malam hari. Selain itu relawan kami memberikan donasi uang tunai sebesar 1juta, untuk keluarga beliau.

Tenda Sementara PMB dan Primitive Adventure
Bangun Tenda Sementara Primitive Adventure
Bantuan Gercep Donasi
Bantuan Gercep Donasi Oleh Relawan PMB

Sekilas mengenai Pak Darsono. Nama lengkapnya Yakmaful Sudarsono. Warga Desa Ketawang, Dolopo, RT014, RW05 beliau ini seorang duda. Bapak empat anak ini tinggal bersama anak-anaknya. Penyakit glukoma yang dideritanya membuat mata Pak Yakmaful jadi rabun. Dalam kondisi seperti itu, Pak Yakmaful gigih bekerja sebagai tukang pijat untuk kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anaknya. Namun, penghasilan yang pas-pasan membuat Pak Yakmaful kesulitan untuk menambal kebutuhan sekolah.

Pak Yakmaful Sudarsono

Ya, anak keduanya yang tercatat sebagai siswi kelas X di salah satu SMA Kabupaten Madiun ini memiliki tanggungan uang komite sebesar Rp 1,4 juta/3 tahun. Sejatinya, putri nomor dua ini mengantongi KIP. Namun, dana KIP ini tak kunjung cair.

Meskipun begitu, anak pertama Pak Yakmaful berhasil menamatkan pendidikannya dan seorang disabilitas. Berbeda dengan kedua kakaknya, si bungsu sempat mengenyam pendidikan cuman sampai kelas 5 SD, tetapi sekarang masih diusahakan untuk bisa sekolah kembali.

Pak Yakmaful, tercatat sebagai keluarga PKH per bulan menerima bantuan senilai Rp 160 ribu dan sampai sekarang, keluarga ini bermukim diatas tanah milik orang lain.

Jika hati Anda tergerak untuk membatu beliau, Anda bisa menyalurkan donasi pada Rekening kami Pemuda Madiun Bergerak.

Sebarkan Kepada Dunia

1 thought on “Hujan Deras Di Dolopo, Robohnya Rumah Pak Darsono Desa Ketawang”

Leave a Comment

Hubungi Kami
Kirim via WhatsApp